Senin, 09 Juni 2014

analsis dari kata-kata aku dan kami dalam Al-Quran


Penggunaan kata “kami” di Al-Quran karim digunakan bahwa Allah SWT tidak bertindak atau bekerja sendiri melainkan bersama atau menyuruh utusan-utusannya yaitu para malaikat, para Nabi dan Rasul dan makhluk hidup lainnya yang Allah ciptakan sendiri.
Mengapa Allah sesekali menyebutkan "aku" dan sesekali menyebutkan "kami"?
Aku disini adalah yang diagungkan dan memiliki pembantu pembantu.karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang merekadiutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya.

Adapun berkenaan dengan satu-satunya illah yang berhak di ibadahi, maka berlaku bagi-Nya saja. Karena itu Allahuta’ala tidak pernah berfirman فإىّنفعبد ( faiyyanafa’budu = hanya kepada kami, maka beribadahlah).Setiap kali memerintahkan ibadah, takwa, takut dan tawakal, Dia menyebut diriNya sendiri dengan nama khususNya. Adapun bila menyebut perbuatan-perbuatan yang dia mengutus para malaikat untuk melakukannya maka Dia berfirman :

إِنَّافَتَحْنَالَكَفَتْحًامُبِينًا
               Sesungguhnya Kami telahmemberikankepadamukemenangan yang nyata(Al Fath : 1)
dan…

فَإِذَاقَرَأْنَاهُفَاتَّبِعْقُرْآنَهُ
               Apabila Kami telahselesaimembacakannya, makaikutilahbacaanyaitu(Al Qiyamah : 18)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar